"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri) Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER
Rakyat Aceh Online :
Sabtu, 4 Juli 2009 | 09:02 Satu Warga Kampung Alur Nunang Terjangkit KUALA SIMPANG – Yudi Anggara (14) warga Kampung Alur Nunang, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang diduga terjangkit virus flu burung. Penyakit tersebut dialaminya setelah ia membuang ayam mati ke sungai, tak jauh dari rumah, kemarin siang.
Informasi diterima Metro Aceh, Jumat (2/7) siang, korban saat ini sudah berada di RSU Adam Malik, Medan-Sumatera Utara. Sampai berita diturunkan, kondisi Yudi belum pulih dan dilarang kembali ke kampung, lantaran menunggu hasil laboratorium dari Jakarta.
Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, dr Zuheini M Kes kepada wartawan, Jumat (3/7) mengatakan, beberapa hari lalu, dua ekor ayam milik keluarga Yudi mati secara mendadak. Setelah pulang sekolah, Ayah korban menyuruh membuang ayam tersebut ke sungai.
Tak lama, ia pun melakukan dan sepulang ke rumah tiba-tiba abg ini terserang penyakit demam. Keluarga merasa panik dan curiga kalau Yudi terjangkit flu burung. Pasalnya ia membuang ayam yang mati tiba-tiba dengan kondisi tubuh membiru.
“Melihat kondisi anaknya demam, orang tau Yudi teringat iklan pencegahan flu burung yang ditayangkan di televisi. Sehingga langsung membawa berobat ke Pukesmas terdekat, kemudian di rujuk ke RSUD Tamiang,” terang Zuheini.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Pertanian terhadap ayam yang dipelihara keluarga korban, lanjut Zuheini, ternyata ayam-ayam tersebut positif mengidap penyakit flu burung. Namun keakuratan hasilnya sekitar 60 persen karena alatnya kurang canggih.
Meski korban telah dilarikan ke RSUD setempat, namun karena Tamiang tidak memiliki alat pendeteksi penyakit mematikan maka Yudi lalu dikirim ke RSU Adam Malik untuk pengobatan lebih lanjut. (sut)
KABAR PEMILU
BERITA FOTO
SELEBRITA
OLAHRAGA ACEH
IKLAN
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com