HEADLINE
 

Pangdam : Tindak Tegas Oknum TNI Penimbun BBM
Lhokseumawe-Penglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahri Siregar menegaskan, akan menindak semua oknum TNI yang melakukan penimbunan BBM atau yang menjadi...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 
Laskar Cut Nyak Dhien Terbentuk

Bekali Kaum Perempuan
Banda Aceh - Terbentuknya Laskar Cut Nyak Dhien memberikan pembekalan dalam semua lini terhadap kaum perempuan. "Kita akan coba berikan semua...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 

Melanggar, PKL Lhoksukon Ditertibkan
LHOKSUKON- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Aceh Utara bersama Muspika Lhoksukon, melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di jalan pusat...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Hilangkan Budaya Sogok di Penerimaan Siswa Baru
LANGSA - Jangan ada budaya sogok menyogok dalam penerimaan calon siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini, baik untuk tingkat SD, SMP...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 

Kenaikan Harga BBM Masih Tunggu Presiden
JAKARTA - Meski DPR sudah menyetujui APBN-P tahun 2013, pemerintah tidak serta merta menaikkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi....

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Merespons Kepulangan Hasan Tiro
  Sabtu, 27 September 2008 | 13:50
Merespons Kepulangan Hasan Tiro
Oleh: TC Kautsar *)

ADA kabar terbaru. Tgk Hasan Tiro, pemimpin tertinggi GAM yang selama konflik Aceh berada di pengasingan, Swedia, rencananya pulang tanggal 11 Oktober 2008 mendatang.

Kabar atau informasi yang berkembang di Aceh saat ini menjelaskan bahwa sebenarnya Hasan Tiro dan rombongan berangkat dari Stockholm, Swedia tanggal 3 Oktober 2008, tapi baru sampai di Aceh tanggal 11 Oktober 2008, sehingga ada kemungkinan Hasan Tiro akan singgah di Malaysia terlebih dahulu.

Malaysia dalam sejarah perjuangan GAM, adalah salah satu negara yang "paling aman" untuk dijadikan second home base dalam rangka mengendalikan perjuangan GAM.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika di negeri Jiran ini banyak bermukim tokoh-tokoh GAM serta sering diadakan rapat-rapat rahasia GAM selama masa konflik.

Bahkan, tidak mengherankan jika beberapa Datok di Malaysia mempunyai link up atau keharmonisan hubungan dengan para petinggi GAM. Oleh karena itu, tidak heran dan bukan hal yang aneh jika Hasan Tiro pun ingin mengunjungi Malaysia.

Sebenarnya, sebelum merebak informasi Hasan Tiro akan ke Aceh pada 11 Oktober 2008 mendatang, sekitar tanggal 26 Agustus 2008 rombongan Pansus XI DPR Aceh yang sedang membahas Rancangan Qanun Wali Nanggroe ingin bertemu dengan tokoh kelahiran Tiro Kabupaten Pidie 83 tahun yang lalu ini. Namun apa lacur upaya keras rombongan Pansus yang dipimpin Mukhlis Mukhtar ini "gigit jari" karena tidak bisa bertemu dengan Hasan Tiro di Swedia, dengan berbagai alasan.

Menyikapi sikap Hasan Tiro yang tidak merespons kedatangan tim Pansus XI DPR Aceh tersebut yang hendak menjaring aspirasi dan saran/pendapat Hasan Tiro terkait Raqan Wali Nanggroe tersebut, kemudian Pansus XI DPR Aceh menggelar jumpa pers yang waktu itu intinya adalah mengundang Hasan Tiro berkunjung ke Aceh. Dan kalau perlu menjadi warga negara Indonesia kembali untuk seterusnya berada di Aceh serta membangun Aceh pasca MoU Helsinki.

Hasil jumpa pers tersebut, tidak langsung direspons oleh lelaki yang juga insinyur perminyakan serta 30 tahun memimpin perjuangan GAM dari tempat "exile" ini.

Sehingga tidak mengherankan jika kemudian KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Provinsi NAD juga mengeluarkan pernyataan sikap yang meminta agar Hasan Tiro segera pulang ke Aceh. Karena kondisi fisiknya yang semakin lemah.

Namun, nampaknya keinginan Pansus XI DPR Aceh ataupun KAMMI Aceh serta sejumlah masyarakat Aceh yang selama ini mendengar banyak rumor tentang kondisi fisik dan psikologis dari tokoh gaek yang sangat dihormati oleh GAM, serta mungkin dinominasi sebagai wali nanggroe yang pertama kali ini akan segera terjawab.

Namun, itu jika kunjungan Hasan Tiro mendapatkan restu atau izin dari Pemerintah RI. Sebab jika Pemerintah RI melalui KBRI di Swedia tidak menyetujui atau tidak memberikan visa kepada Hasan Tiro, maka besar kemungkinan Hasan Tiro akan gagal ke Aceh.

Visa bisa saja dikeluarkan KBRI dengan berbagai alasan, terutama karena alasan kondisi fisik atau kesehatan Hasan Tiro.
Tapi, jika Hasan Tiro benar-benar bisa pulang ke Aceh, maka untuk kali pertama dalam sejarah Aceh, masyarakat Aceh bisa melihat dan mengenal tokoh utama GAM ini secara langsung.

Apalagi bagi KPA atau Partai Aceh, kedatangan Hasan Tiro sangat diperlukan dalam rangka menyuntik semangat, merapatkan barisan serta menyelesaikan konflik internal KPA yang diakui atau tidak oleh mereka banyak terjadi pasca Pilkada 2006. Marwah Hasan Tiro jelas merupakan "amunisi politik" yang akan menguntungkan Partai Aceh menjelang Pemilu 2009.

Hal ini sama persis dengan kedatangan tokoh-tokoh "level kedua" GAM di pengasingan seperti Malik Mahmud, dr Zaini Abdullah ataupun Bakhtiar Abdullah menjelang Pilkada 2006 yang silam, di mana ekses politiknya adalah kepala daerah dari jalur independen atau yang didukung eks GAM menang mudah dalam Pilkada 2006.

Apakah Hasan Tiro masih bisa membawa berkah bagi Partai Aceh pada Pemilu 2009? Apakah Hasan Tiro sudi tinggal dan menjadi WNI kembali? ataukah Hasan Tiro akan gagal ke Aceh karena tidak mendapatkan visa izin tinggal ataupun kunjungan. Waktu yang akan menjawabnya.

Yang pasti datang atau tidaknya Hasan Tiro ke Aceh jangan sampai merusak perdamaian. Tetap pertahankan ukhuwah islamiyah, tali silaturahmi dan perdamaian untuk Aceh yang baldatun thoyibatun warofunghofuur dalam bingkai NKRI. (*)

*) Penulis adalah pemerhati masalah Aceh. Di Banda Aceh.


 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Santri Tetap Cinta Kiai
  Ekonomi Jalan Tengah SBY
  Parpol Islam Pascapilpres 2009
  Pertarungan Cecak Lawan Buaya
  Saatnya Janji Jadi Realisasi

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Pendemo Tolak BBM Naik Ditahan
Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan demonstran yang tertangkap saat melakukan aksi...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Identik Bom Seks
Kemunculan artis Cynthiara Alona ke panggung hiburan, diiringi dengan kontroversi seputar foto foto syurnya di majalah pria dewasa...
 
 Sebelumnya
 
  Disambut Jengkol
  Hasrat Ngeseks
  Jaga Perawan
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 50.16.36.153
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 30 User
Copyright © 2005 by