HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Nasional - Hatta Lompati Megawati dan Aburizal Bakrie
  Jaringan Suara Indonesia (JSI) Merilis Hasil Survei
Kamis, 16 Agustus 2012 | 10:47
Hatta Lompati Megawati dan Aburizal Bakrie

TIGA NAMA yang selalu menghiasi papan atas survey Calon Presiden (Capres) RI 2014, Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie, mulai goyah. Jaringan Suara Indonesia (JSI), kemarin merilis hasil survai terbaru, yang dilakukan selama 17-21 Juli 2012 dengan teknik multistage random sampling, dengan 1.200 responden, dan margin eror kurang lebih 2,9 persen. Hasilnya?

Prabowo menyodok di nomor wahid, sebagai kandidat yang disebut pantas menjadi calon presiden RI 2014, dengan raihan suara 64,3 persen. Responden yang menjawab Prabowo tidak pantas menjadi capres sebanyak 10,7 persen, dan yang tidak tahu 25 persen. Posisi kedua, Hatta Rajasa, Ketua Umum DPP PAN yang menjadi capres dengan raihan 50,3 persen. “Yang menilai tidak pantas hanya 22,2 persen, dan yang tidak tahu 27,6 persen,” ucap peneliti JSI, Widdi Aswindi dalam paparan hasil survei JSI, kemarin (12/8).

Angka yang diraup Hatta itu cukup akrobatik, karena berhasil melompati dua wajah lama yang sudah lebih eksis mengorbit sebagai capres 2012. Yakni Mega dan Ical –sapaan Aburizal Bakrie--. Menurut Widdi, yang menyebut pantas mencapreskan diri pada Aburizal Bakire itu hanya sebesar 50,1 persen. Artinya, 0,2 persen di bawah Hatta Rajasa. Yang menilai Ical tidak pantas ada 28,8 persen dan 21,1 persen tidak tahu.

Begitupun, posisi empat Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP PDI P. Tokoh ini mengantungi 48, 7 persen pantas dicapreskan, dan 29,8 persen tidak pantas. Yang menjawab tidak tahu 21,5 persen. Keempat tokoh di papan atas itu adalah pemimpin parpol semua, dari Prabowo Subianto (Gerindra), Hatta Rajasa (PAN), Aburizal Bakrie (PG) dan Megawati Soekarnoputri (PDIP).

Satu-satunya tokoh nasional yang tidak terkait dengan parpol hanyalah Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN. Tokoh nyentrik yang kaya terobosan dalam menangani BUMN ini menempati posisi kelima, meskipun sampai detik ini dirinya belum menyatakan diri untuk maju ke pilpres. Dia memperoleh angka raihan 36,0 persen. Responden yang menilai tidak pantas sebanyak 19,9 persen dan tidak tahu 44,1 persen. Artinya, lebih banyak yang belum tahu, kalau mantan Dirut PLN ini mulai masuk scanning capres.

Posisi keenam, di bawah Dahlan Iskan, adalah Mahfud MD yang menilai pantas 31,7 persen. Yang menilai tidak pantas 22,4 persen dan 45,9 persen menjawab tidak tahu. Dari data itu menyebutkan, bahwa peluang capres dari non parpol juga masih terbuka lebar. Peluang Capres alternatif pada Pilpres 2014 pun semakin menguat. Bisa jadi, sosok alternative itu akan menjadi rebutan parpol-parpol yang belum memiliki sosok calon kuat dari internal.

JSI juga merilis, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, dari 21 nama yang akan dipilih pada urutan pertama adalah Megawati Soekarnoputri dengan 15,9 persen. Disusul Prabowo 12,6 persen, Aburizal Bakrie 9,5 persen, Jusuf Kalla 7,2 persen, Hatta Rajasa 5,9 persen, Sri Sultan Hamengkubuwono X 4,6 persen, Dahlan Iskan 3,3 persen.

Berikutnya Boediono 2,9 persen, Wiranto 2,5 persen, Surya Paloh 2,4 persen, Ani Yudhoyono 1,4 persen, Mahfud MD 1,3 persen, Anas Urbaningrum 0,8 persen. Kemudian Muhaimin Iskandar 0,3 persen, Pramono Anung 0,2 persen, Suryadharma Ali 0,2 persen, Djoko Suyanto 0,1 persen, Marzuki Alie 0,1 persen, Puan Maharani 0,1 persen dan Pramono Edhie Wibowo 0,0 persen.
Terkait Capres alternatif Widdi mengatakan, memang ada beberapa kalangan menginisiasi kehadiran Capres alternatif tersebut.

Tapi, lanjut dia, kalau hanya dikumandangkan pengamat politik saja, tidak akan efektif tanpa ada upaya nyata. "Bagimanapun keberadaan Capres alternatif ini akan banyak memberikan pilihan bagi masyarakat. Tinggal bagaima si Capresnya tersebut bisa memenuhi harapan masyarakat akan figur seperti apa yang mereka inginkan selma ini," tandasnya.

Capres Alternatif
Direktur Riset JSI, I Eka Kusmayadi mengatakan, peluang munculnya Capres alternatif pada pilpres 2014 mendatang sangatlah besar. Hal ini mengingat, adanya beberapa parpol besar yang belum memiliki figur dengan tingkat elektabilitas yang tinggi dan bisa diterima oleh masyarakat luas.

Meski ada beberapa parpol yang sudah mendeklarasikan capresnya dari internal parpolnya, tapi tidak menutup kemungkinan ada parpol besar lainnya yang bakal melirik Capres alternatif, lantaran di internalnya miskin figur yang kuat," kata Eka kepada INDOPOS, di sela-sela pemaparan hasil Survei Parpol dan Capres 2014, di hotel Kartika Chandra, itu. (12/08).

Menurutnya, Partai Demokrat terbuka kemungkinan mengajukan capres alternatif. Hal ini didasari kondisi internal yang sedang ‘digoyang’, serta belum adanya figur yang dominan pasca Presiden SBY. Selain Demokrat, PKS dan PKB juga dianggap tidak memiliki figur kuat yang bisa menjadi driver."Bukan tidak mungkin, partai-partai tersebut mau merekrut nama-nama capres alternatif yang selama ini sudah bermunculan. Karena pada dasarnya mereka juga pasti ingin calonnya memiliki peluang menang yang besar, jadi kalau dari internalnya tidak ada ya pasti mereka ambil dari luar," terangnya.

Selain itu, menurut Eka juga, kehadiran nama-nama capres alternatif ini sangatlah baik bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Hal ini juga tentunya untuk memecah kejenuhan masyarakat yang selalu dicekoki dengan capres-capres wajah lama. "Sekarang tinggal menunggu peningkatan kulaitas, popularitas dan elektabilitas dari para capres alternatif itu. Toh kan masih ada waktu dua tahun lagi," imbuhnya.

Namun, lanjutnya, yang kerap menjadi kendala bagi Capres alternatif adalah masih belum dikenalnya sosok si Capres. Artinya tingkat popularitasnya masih rendah, meskipun tingkat kesukaan masyarakat pada sosok Capres tersebut cukup tinggi. "Saya pikir tidak tertutup kemungkinan tahun depan mereka menjadi Capres yang tidak bisa dianggap remeh oleh Capres lainnya, buktinya tingkat kesukaan masyarakat terhadap Dahlan Iskan dan Mahfud MD tetap tinggi," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Peneliti Senior LSI, Burhanudin Muhtadi. Dikatakan, partai pada dasarnya, bersikap rasional dan pragmatis. Jadi kalau Parpol melihat ada Capres alternatif yang peluang menangnya pasti besar sangat mudah untuk dilirik.
"Contoh SBY 2004, kenapa banyak didukung parpol, karena mereka sadar saat itu sosok SBY lah yang sedang ditunggu masyarakat. Jadi peluang capres alternatif digaet oleh parpol besar sangatlah mungkin terjadi pada pilpres 2014.

Jika Pilpres Sekarang
JSI juga merilis, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, dari 21 nama yang akan dipilih pada urutan pertama adalah Megawati Soekarnoputri dengan 15,9 persen. Disusul Prabowo 12,6 persen, Aburizal Bakrie 9,5 persen, Jusuf Kalla 7,2 persen, Hatta Rajasa 5,9 persen, Sri Sultan Hamengkubuwono X 4,6 persen, Dahlan Iskan 3,3 persen.

Berikutnya Boediono 2,9 persen, Wiranto 2,5 persen, Surya Paloh 2,4 persen, Ani Yudhoyono 1,4 persen, Mahfud MD 1,3 persen, Anas Urbaningrum 0,8 persen. Kemudian Muhaimin Iskandar 0,3 persen, Pramono Anung 0,2 persen, Suryadharma Ali 0,2 persen, Djoko Suyanto 0,1 persen, Marzuki Alie 0,1 persen, Puan Maharani 0,1 persen dan Pramono Edhie Wibowo 0,0 persen.

Komposisi Parpol
Bagaimana dengan parpol-parpol yang bernuansa Islam? Yang sebelumnya diprediksi bakal kerepotan untuk bersaing di tiga besar di Pemilu Legislatif pada 2014? Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang menyebutkan, jika Pemilu diadakan hari ini, posisi tiga teratas masih ditempati Partai Golkar (17.4 persen suara%), PDI Perjuangan (13.5%), dan Partai Demokrat (13.1%).

Satu-satunya partai plural yang beruansa Islam yang mampu memberi perlawanan lumayan hanyalah PAN. PAN berada di posisi keempat dengan perolehan suara sebanyak 6 persen. Menyusul Partai Kebangkitan Bangsa (5.4%), PKS (3.2%), dan PPP di (2.4%). “Saya rasa, ini ada kaitannya dengan kegiatan-kegiatan kami yang menyentuh sampai ke lapisan masyarakat bawah,” aku Hatta Rajasa mengomentari posisi PAN yang melesat di atas.(dms/dk/jpnn)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Ributkan Qanun Nomor 3
Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
  Pilkada Subulussalam dan Pidie Jaya Dipercepat
  30 Calon KIP Atim Lulus Ujian Tulis
  Hari Ini, Presiden Berencana Umumkan BBM
  2 Caleg Aceh Daftar Ganda
Ada 2 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
qdbqwbvj | 29/12/12. 12:57:46
FzNmq1 qwphzprqujhh, [url=http://qbskadjxedvg.com/]qbskadjxedvg[/url], [link=http://ukqxkvbnfubf.com/]ukqxkvbnfubf[/link], http://wuvtkcmrwtcg.com/

sivhckfa | 23/10/12. 16:55:14
MxOWTd gmhkomrasudf, [url=http://lyywtjkqbdnv.com/]lyywtjkqbdnv[/url], [link=http://vixqhhwpnmpa.com/]vixqhhwpnmpa[/link], http://lhfutswyvnxd.com/

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.234.42.16
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 12 User
Copyright © 2005 by