HEADLINE
CAKRADONYA
MALIKUSSALEH
NAGGROE
NASIONAL
DO YOU KNOW?
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri) Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Pemeriksaan Awak KM Artika Masih Simpang Siur
Rabu, 8 Agustus 2012 | 10:16 Pemeriksaan Awak KM Artika Masih Simpang Siur Korban Ditampung di Rumah Pemilik Barang Sabang-Proses pemeriksaan untuk mengetahui penyebab tenggelam KM Artika hingga saat ini masih belum dilakukan oleh pihak Administrasi Pelabuhan (Adpel). Pasalnya, selain kondisi nakhoda dan awak KM Artika belum pulih benar, juga karena persoalan kewenangan siapa yang lebih berhak melakukan pemeriksaan. Apakah Adpel Sabang atau Adpel Malahayati, Aceh Besar.
Kepala Adpel Sabang Suprianto kepada Rakyat Aceh, Selasa (7/8) membenarkan jika pihaknya belum mengumpulkan informasi lebih lanjut dari nahkoda dan awak kapal KM Artika yang selamat. "Pemeriksaan nahkoda dan ABK belum kami lakukan,"ujarnya.
Dia menjelaskan, lokasi kejadian tenggelamnya KM Artika berada di wilayah perairan Aceh Besar. Dengan begitu, dapat dikatakan Adpel Sabang tidak memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda maupun awak kapal lainnya.Kewenangan pemeriksaan tersebut lanjut Suprianto, berada di Adpel Malahayati. "Namun petugas Malahayati sejauh ini juga belum melakukan pemeriksaan atau mengumpulkan informasi lebih lanjut," kata Suprianto.
Suprianto juga menjelaskan, untuk mengetahui kronologis dan penyebab tenggelamnya KM Artika pada Kamis (2/8) lalu itu, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Adpel Malahayati terkait kewenangan tersebut. "Meskipun demikian, kita juga akan menanyai nahkoda dan awak kapal yang selamat untuk membantu Adpel Malahayati. Namun kita masih menunggu hingga mereka benar-benar sembuh,"terangnya.
Sementara itu, kelima awak KM Artika yang ditemuka selamat dan sebelumnya dirawat di RSUD Sabang, Selasa (7/8) telah keluar dari RS. Saat ini nahkoda kapal Riswal dan empat awak lainnya yakni Iskandar (30) (juru mudi), Idham Siagian(47) (juru mudi), Aminda Putra (28) (Mualem) dan Jai(47) (mualem satu) ditampung di rumah pemilik barang yang diangkut KM Artika saat tenggelam. "Mereka tinggal di ruko milih H Hamdani di kawasan Ie Meule, Sabang," sebut Iswar, salah satu kerabat korban kepada media ini.
Meskipun telah meninggalkan RS, namun kelima awak KM Artika itu masih harus menjalani rawat jalan. "Kondisi mereka belum pulih benar, jadi harus menjalani rawat jalan," terangnya.(mag 43)
Ada 5 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
Udhinx | 12/08/12. 15:03:12Kami keluarga korban km artika yg belum dapat sangat mengharapkan ke jelasan dari instansi terkait supaya bisa diper tanggungjawabkan,
Udhinx | 12/08/12. 15:02:52Kami keluarga korban km artika yg belum dapat sangat mengharapkan ke jelasan dari instansi terkait supaya bisa diper tanggungjawabkan,
Udhinx | 12/08/12. 15:00:05Kami keluarga korban km artika yg belum dapat sangat mengharapkan ke jelasan dari instansi terkait supaya bisa diper tanggungjawabkan,
Udhinx | 12/08/12. 14:55:19Kami keluarga korban km artika yg belum dapat sangat mengharapkan ke jelasan dari instansi terkait supaya bisa diper tanggungjawabkan,
Udhinx | 12/08/12. 14:43:10Mohonlah dimintai ketera ngan terhadap kapten km artika untuk mempertang gungjawabkan tugasnya, kalau perlu dihadirkan knkt untuk mengechek kondisi kapal
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com