HEADLINE
 

Pangdam : Tindak Tegas Oknum TNI Penimbun BBM
Lhokseumawe-Penglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahri Siregar menegaskan, akan menindak semua oknum TNI yang melakukan penimbunan BBM atau yang menjadi...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 
Laskar Cut Nyak Dhien Terbentuk

Bekali Kaum Perempuan
Banda Aceh - Terbentuknya Laskar Cut Nyak Dhien memberikan pembekalan dalam semua lini terhadap kaum perempuan. "Kita akan coba berikan semua...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 

Melanggar, PKL Lhoksukon Ditertibkan
LHOKSUKON- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Aceh Utara bersama Muspika Lhoksukon, melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di jalan pusat...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Hilangkan Budaya Sogok di Penerimaan Siswa Baru
LANGSA - Jangan ada budaya sogok menyogok dalam penerimaan calon siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini, baik untuk tingkat SD, SMP...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 

Kenaikan Harga BBM Masih Tunggu Presiden
JAKARTA - Meski DPR sudah menyetujui APBN-P tahun 2013, pemerintah tidak serta merta menaikkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi....

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Identitas Pembantai
  Amuk Massa di Desa Cot Saleut
Senin, 23 Juli 2012 | 10:13
Identitas Pembantai 'Dukun Santet' Dikantongi

BIREUEN-Selang dua hari kasus amuk massa yang membantai pasangan suami istri (pasutri), hingga Minggu (22/7) pelakunya belum terungkap. Namun petugas Polres kepolisian menghimbau agar para pengeroyok segera menyerahkan diri. Apalagi tudingan mereka terhadap korban menjadi dukun santet, di Desa Cot Saleut, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen sama sekali tak berdasar.

Sementara itu, jenazah Maimunah (73) dan Ahmad Johan (70) sudah dikebumikan keluarga. Perkara penganiayaan berbuntut pembunuhan kemarin, masih dalam penanganan aparat Polres Bireuen. Empat saksi dimintai keterangan serta identitas pelaku sudah dikantongi.Dalam keterangannya kepada Metro Aceh, Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Benny Cahyadi,SH menyatakan pihaknya sedang mendalami kasus amuk massa pada Sabtu (21/7) dinihari kemarin. "Ada empat saksi diminta keterangan termasuk perangkat desa. Keluarga belum diperiksa karena masih trauma, tetap identitas pelaku sudah kami kantongi," beber Kasat Reskrim.

Karenanya polisi menghimbau sebelum dijemput paksa, para pelaku dihimbau untuk menyerahkan diri ke petugas. "Banyak kasus dugaan dukun santet terjadi di Bireuen, tidak ada solusi dari Pemkab. Saat ditanyai, masih proses. Seperti kasus pembakaran rumah oleh massa, dipicu dugaan dukun santet, dialami, Mukhtar (60) tinggal dikawasan Geudong-Geudong pada Jumat (6/7) sekira pukul 23.00 wib. Kini mereka masih menginap di kompleks Polres, tidak tahu harus tinggal dimana lagi.

Pasalnya, memang sudah tidak punya apa-apa lagi," ungkap Iptu Benny Cahyadi,SH, prihatin.
Di lokasi terpisah kepada Sekdes Cot Saleut Nasruddin, Metro Aceh menanyakan soal jaminan perangkat desa, kepada kedua korban sebelum eksekusi dilakukan. Karena pihak polres sudah ingin mengevakuasi Maimunah dan Ahmad, sayangnya malah menjadi sasaran amuk warga.
Nasrudin juga mengaku sudah ada perjanjian, dalam pertemuan sekitar seminggu lalu. Antara orang yang diduga sebagai penyantet dan pihak desa serta muspika.

Maimunah dalam musyarawarah dahulu, berjanji di depan unsur Muspika dan masyarakat desa. Dia akan mencari duit untuk membuang ilmu hitamnya tersebut.
"Tapi dua hari berlalu, ada dua pemuda desa yang sakit lagi. Meski belum jelas kena guna-guna atau apa, warga sudah menuding yang bukan-bukan. Ketika kejadian berlangsung, saya sedang tak berada di desa. tapi berdasarkan informasi saya terima, mMassa bergerak menuju rumah Maimunah dan menariknya keluar. Begitu juga Ahmad, dijemput dari tempat tinggal istri mudanya, serta mereka dianiaya sampai mati," ungkap Nasrudin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Maimunah (73) dan Ahmad Johan (70) tewas diamuk massa. Pasangan suami-istri (pasutri) ini jadi korban, setelah dituding menjadi pelaku santet. Warga marah dan menjemput mereka dari rumah masing-masing, Sabtu (21/7) dinihari pukul 02.30 WIB. Kedua sejoli tersebut tak kuasa melawan, akhirnya pasrah dan dipukuli sampai mati di lokasi kejadian.

Peristiwa bar-bar di awal Ramadhan tersebut membuat geger warga di Desa Cot Saleut, Peusangan Siblah Krueng. Dalam kejadian naas, satu rumah kontruksi kayu milik Maimunah juga dibakar.(rah)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  SBMPTN Lancar, Praktek Perjokian Terus Dipantau
  Pemerintah Harus Jamin Harga Sembako Stabil
  MPR-RI Minta Lambang Aceh Jangan Jadi Kepentingan Politik
  Badai Masih Mengintai Pesisir Barat dan Selatan
  Baru Seminggu Tinggal Bersama
Nelayan Tewas Ditikam Teman Sekamar

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Pendemo Tolak BBM Naik Ditahan
Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan demonstran yang tertangkap saat melakukan aksi...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Identik Bom Seks
Kemunculan artis Cynthiara Alona ke panggung hiburan, diiringi dengan kontroversi seputar foto foto syurnya di majalah pria dewasa...
 
 Sebelumnya
 
  Disambut Jengkol
  Hasrat Ngeseks
  Jaga Perawan
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 50.16.108.167
| Lokasi: Tak dikenal- Database INSERT Error