HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Gelombang Laut Capai 5 Meter
  Jumat, 8 Juni 2012 | 11:06
Gelombang Laut Capai 5 Meter

Banda Aceh-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang Aceh Besar, mengeluarkan warning atau peringatan dini tentang prakiraan tinggi gelombang di Perairan Aceh, meliputi wilayah Sabang dan Pulau Aceh, mencapai 2-5 meter lebih. Tak hanya itu, warga Sabang, Kota Banda Aceh, dan Aceh Besar, perlu mewaspadai masih kencangnya angin di tiga daerah setempat.Bahkan, kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG didampingi staf prakirawan Jaya Martuah Sinaga, kepada koran ini, Kamis (7/6), angin kencang beserta hujan sedang, bakalan bergerak hingga ke Pesisir Barat sampai dengan Selatan Aceh.

Ia pun menyarankan, agar masyarakat di daerah tersebut waspada dan hati-hati apabila hujan disertai angin kencang datang, supaya jangan berlindung di bawah pohon, billboard, atau bangunan yang dinilai mudah rubuh tertiup angin. Peringatan ini dikeluarkan berhubung di sejumlah daerah di Aceh, masih banyak pohon-pohon yang berusia tua, begitu juga pernah terjadi billboard atau baliho yang tumbang, meski tidak memakan korban jiwa.

Diungkapkannya lagi, kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, sebenarnya hampir terjadi di semua daerah Aceh terutama Aceh bagian Barat, Utara dan Timur. Bahkan, ujarnya, di beberapa daerah bisa berpotensi terjadi angin puting beliung.Dia bilang, angin kencang yang melanda sebagian besar kawasan di Aceh, dipengaruhi masih adanya badai tropis MAWAR terjadi di Samudera Pasifik sebelah Timur Laut Philipina yang bergerak ke arah Utara Timur Laut mendekati wilayah Jepang. Sedangkan pusat tekanan rendah di wilayah belahan bumi Selatan terjadi di Australia bagian selatan.

Angin di atas wilayah Indonesia sebelah Utara khatulistiwa umumnya bertiup dari arah Selatan – Barat Daya, sedangkan di sebelah Selatan khatulistiwa bertiup dari arah Timur - Tenggara. Kecepatan angin berkisar antara 05 – 54 km/jam dengan kecepatan angin tertinggi terjadi di Perairan Sabang, Laut Chhina Selatan, hingga ke Laut Arafura.

Akibat badai ini lah, makanya sebagian daerah di Aceh, terutama Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar, masih dilanda angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang dan lebat. Sekali lagi masyarakat diminta untuk waspada, terutama nelayan dan pihak pelayaran penyeberangan Ulee Lheue-Balohan, dan juga Abdya-Simeulu.

Cuaca Buruk
Sementara itu, akibat angin kencang yang diperkirakan mencapai kecepatan 116 kilometer per jam, menumpangkan pohon mangga sehingga menimpa satu unit rumah hingga roboh, di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.Tak hanya itu, 3 unit loket penjualan tiket mobil penumpang umum L-300 di kawasan Lueng Bata, tidak beratap lagi, dikarenakan saat angin kencang melanda kota setempat, Rabu (6/6) malam, seng bersama kayu-kayu nya diterbangkan angin sejauh 5-6 meter dari loket tersebut.

Saat angin kencang datang, sejumlah petugas penjual tiket hanya membiarkan seng dan kayu plang atap tergeletak di halaman dalam parkiran mobil L-300, kata Yun, salah satu supir L-300 dari CV Bahtera, kepada koran ini, Rabu malam. Ia mengungkapkan, 3 unit loket penjualan tiket yang atapnya terangkat ditiup angin itu, sudah tutup dan pemiliknya diperkirakan sudah pulang.Begitu juga sejumlah pihak sekolahan, Kamis (7/6) pagi, mengungkapkan, beberapa seng atap sekolah SD Persit Lampriet, ‘tercabut’ dari atap dan didapati sudah berada di halaman yang berjarak lebih kurang 7-10 meter dari tempat asalnya. Pihak sekolah tidak melaporkan hal itu dikarenakan jumlah sengnya hanya tiga lembar dan sudah dibetulkan petugas atau penjaga sekolahan setempat.

Amatan koran ini, Rabu malam, saat angin kencang melanda ibukota Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh. Arus lalu lintas di tengah kota, sepi. Ranting-ranting dan dedaunan muda terlihat berserakan di tengah jalan. Begitu jua pelepah daun kelapa baik tua maupun muda, melintang di tengah jalan, sehingga sedikit menggangu lalu lintas.

Beberapa menit setelah angin kencang. Listrik pun padam di sebagian besar kota Banda Aceh. Sejumlah aktivitas di malam hari di ibukota, terlihat terhenti. Termasuk pertunjukan drama komedi Ampon Yan, terpaksa dibatalkan secara sepihak. Akhirnya acara drama tersebut, diundur ke Kamis (7/6) sekira pukul 16.30 WIB dari jadwal semula Rabu malam sekira pukul 20.00 WIB.

Norermaida Atmaja, Manager Produksi Tkos, mengatakan pihaknya tidak dapat berbuat apapun, dikarenakan padamnya listrik dan mereka pun hanya bisa mengundurkan jadwal kegiatan, agar pengunjung tidak kecewa. Ditekankannya tempat acara tetap di indoor Taman Budaya, Seutui, kota setempat. (ian)


 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Pembahasan Bendera Kembali Alot
  Aceh Pernah Jaya Bersama Bendera AP
  Kerugian Akibat Banjir di Asel Capai Rp 4 Triliun
  Diserbu Saat Jam Belajar
SMKN-1 dan SMAN-2 Bireuen Bentrok, Polisi Umbar Tembakan
  Seputar Duit Toke Padi Digondol Maling
Sepmor Pelaku Ditemukan
Ada 1 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
admin | 08/06/12. 20:00:08
temukan cerita menarik lainnya disini --> http://carikita-news.blogspot.com/

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.242.188.217
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 19 User
Copyright © 2005 by