HEADLINE |
|
|
|
|
|
CAKRADONYA |
|
|
MALIKUSSALEH |
|
|
NAGGROE |
|
|
NASIONAL |
|
DO YOU KNOW? |
|
|
|
|
| |
 |
|
|
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER |
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Korlset Listrik di Rumah Tetangga, Kios Bensin Meledak 7 Ruko dan Penghuni Terpanggang
|
| |
Senin, 28 Mei 2012 | 10:12 Korlset Listrik di Rumah Tetangga, Kios Bensin Meledak 7 Ruko dan Penghuni Terpanggang
REDELONG-Seorang penghuni rumah toko (ruko) nyaris tewas terbakar. Meski demikian, Suhartono (26) harus merelakan sebagian tubuh dijilat kobaran api, yang sudah memanggang tempatnya berdagang. Dengan sisa tenaga, korban berhasil menerobos pintu belakang sebelum kios tersebut meledak, Minggu (27/5) malam sekira pukul 03.00 WIB.
Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar, di Desa Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah. Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh, beberapa saksi mengetahui kejadian karena sedang bergadang, untuk acara pesta pada Minggu pagi. Kobaran api mulai terlihat di deretan ruko milik Abubakar Mijan (50), yang disewakan kepada Santi (27). Kebetulan lapak-lapak tersebut berkontruksi semi permanen, sehingga saat api diduga dari arus pendek mulai berko
Ia pergi pulang kampung ke Lhokseumawe, meninggalkan usaha dagang baju dan salonnya tanpa penjaga.
Sementara itu Suhartono dalam kondisi tertidur lelap. Penjual kelontong sekaligus bensin eceran ini terbangun, usai mendengar teriakan kebakaran dari sejumlah warga sekitar. Dengan sigap ia lalu keluar kamar di lantai I, namun terkejut karena api sudah memenuhi seluruh ruangan. Korban sempat kebingungan karena kunci berada di ruang depan, tak bisa lagi diambil. Pasalnya, amuk si jago merah sudah menggila serta menghanguskan bagian rumah.
Merasa nyawa sudah diujung tanduk, Suhartono segera menerjang pintu belakang. Meski demikian, kobaran api sudah menjilat wajah, bahu, badan, kaki serta tangannya sampai melepuh. Sampai di luar, Suhartono pun jatuh pingsan lantas dievakuasi warga ke rumah sakit. Dalam hitungan menit berikut, terdengar suara ledakan keras dari ruko milik korban. Api selanjutnya menyebar kederetan lapak-lapak kios di lokasi. Tak ayal lima toko musnah terpanggang, sedangkan dua lagi terpaksa dirusak untuk mencegah api semakin melebar.
Maraknya api terus berlangsung hingga satu jam lamanya, hingga datang 4 mobil pemadam kebakaran terjun ke TKP.
Setelah bekerja esktra keras dan dibantu warga sekitar, amuk si jago merah baru berhasil dijinakkan. Dari kejadian kemarin, korban dan pemilik toko menderita kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sementara sumber api diduga kuat dari arus pendek.
Terkait kejadian ini, salah seorang saksi mata di lokasi yang ditemui Metro Aceh pada Minggu (27/5) pagi mengaku, insiden bermula dari rumah Santi.
"Asal api dari rumah Santi, kemudian merembet kepada yang lainnya. Kami lihat tiba-tiba sudah berkobar, lalu meledak di ruko Suhartono. Pemuda lajang itu sempat mengalami luka bakar parah, dibagian tubuh.
Beruntung bisa keluar sebelum ada ledakan dari kios bensin miliknya," terang sumber. Sementara dari dugaan lain juga muncul, seperti disebutkan sumber Metro Aceh."Kami seperti merasakan gempa, lalu selang beberapa menit berikut sudah melihat api. Mungkin dipicu dari gempa itu sekira pukul 02.30 WIB, ada korsleting listrik. Api baru padam pukul 04.00 Wib," kata Dedi warga setempat.Saat ini kasus kebakaran yang menimpa Desa Mekar Ayu, telah ditangani Polres Bener Meriah, dan telah dipasang garis police. Termasuk Dinas Sosial Kabupaten setempat, langsung memberikan bantuan masa panik tanggap darurat berupa baju, sembako, selimut serta alat dapur untuk keperluan korban kebakaran.
Sementara itu, Camat Timang Gajah, Drs. Muhlis melalui via telpon saat di hubungi Metro Aceh, membenarkan peristiwa kebakaran itu. Menurutnya, dari 7 bangunan ruko berkontruksi papan, hanya 5 ruko yang ludes terbakar, sedangkan 2 ruko rusak berat.
“Saat ini korban mengungsi di rumah sanak family sementara waktu, sebut Camat Timang Gajah.
Sedangkan hasil visum dari RSU Datu Beru Takengon, korban mengalami luka bakar dibagian tangan sebelah kiri, pipi sebelah kanan, bahu sebelah kiri dan kanan serta kepala dibagian jidat.“Kondisi korban telah membaik dan telah bisa berbicara, kata Helmi petugas RSU kepada Metro Aceh.(ron)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com |
|
|