HEADLINE |
|
|
|
|
|
CAKRADONYA |
|
|
MALIKUSSALEH |
|
|
NAGGROE |
|
|
NASIONAL |
|
DO YOU KNOW? |
|
|
|
|
| |
 |
|
|
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER |
Rakyat Aceh Online : LHOKSEUMAWE - Pengcabor Aceh Tengah Ngadu ke Dewan
|
| |
Dana Pembinaan Belum Cair Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:06 Pengcabor Aceh Tengah Ngadu ke Dewan
TAKENGON – Akibat belum dicairnya dana pembinaan untuk setiap pengcab tahun 2012, dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), membuat sejumlah pengurus cabang olah raga Aceh Tengah mengeluh dan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, kemarin sore.
Mereka meminta agar wakil rakyat untuk mempertanyakan dana pembinaan yang pernah dijanjikan dinas tersebut beberapa waktu lalu yang akan diberikan kepada setiap pengcab. Namun sampai dengan saat ini, dana tersebut tak kunjung cair.
Para pengcab dari delapan cabang ini diterima langsung Ketua DPRK Zulkarnain, diantaranya, PERKEMI, PERBASI, PASI, IPSI, PERCASI, ISSI, PODSI serta Pengcab Softball Aceh Tengah.Dihadapan Ketua DPRK Aceh Tengah, para pengurus dari delapan cabang yang hadir kemudian silih berganti menyampaikan keluhannya. Bahkan jika persoalan ini tidak segera ditanggapi dengan serius oleh Disbudparpora selaku pihak terkait, dikhawatirkan perkembangan olahraga di Kota Dingin ini semakin terpuruk.
“Kami harap kepada bapak ketua DPRK selaku wakil rakyat segera mendesak Disbudparpora untuk segera mencairkan dana pembinaan untuk pengcab. Sebab, sebelumnya dinas terkait telah berjanji kepada kami dengan cara, setelah sepuluh hari diajukan profosal dana akan cair. Namun realitanya tidak demikian,” keluh Pengcabor Kempo Aceh Tengah, Zul MD dihadapan Ketua DPRK Aceh Tengah.
Selain itu, Hardi Angkasa, dari Pengcab PASI Aceh
Tengah, beberapa persoalan lain yang membuat para pengurus olahraga merasa kesal yakni kurang transparannya dinas terkait dalam hal pembagian dana pembinaan kepada masing-masing cabor.
Menurutnya, dalam rapat sosialisasi pembagian dana olahraga di Disbudparpora beberapa waktu lalu, diketahui telah ada anggaran sebesar Rp 500 juta, yang akan disalurkan ke setiap cabor. Namun dana yang didapat bagi masing-masing cabang belum jelas. “Kami khawatir akan memunculkan persoalan baru," tutur Hardi.
Menanggapi keluhan para pengurus olahraga, Ketua DPRK Aceh Tengah, Zulkarnaen mengatakan, akan segera melakukan konsultasi dengan pihak Disbudparpora maupun KONI Aceh Tengah, untuk mencari solusi penyelesaian persoalan tersebut.“Laporan ini akan segera saya tindak lanjuti. Namun untuk mencari solusinya, kami akan menanyakan ke pihak Disbubparpora. Sedangkan untuk masalah KONI pekan depan nanti akan kita selesaikan karena sekarang kami masih sibuk dengan urusan Pilkada,” kilah Zulkarnain. (ron)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com |
|
|