HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online :
  Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:04
Pembangunan Rumah Dua'fa buat Orang Kaya

SIGLI-Aneh bin ajaib pembangunan rumah dua'fa dari dana aspirasi anggota DPR Aceh di Kabupaten Pidie hanya untuk orang kaya, sedangkan orang yang benar-benar dua'afa tidak mendapatkannya. Seperti di Gampong Ulee Tutue Kecamatan Mutiara Timur, didaerah itu rumah dua'afa dibangun bagi orang kaya, sedang bagi yang layak tidak mendapatkannya sehingga warga mempertanyakan persoalan tersebut.

Hal itu dikatakan Camat Mutiara Timur, Pidie Bahrul Walidin.S.Sos kepada Rakyat Aceh Kamis (24/5). Tambah dia, kedepan jika diizinkan setiap ada rumah yang kebakaran bisa dibangun kembali oleh pemerintah, namun selama ini sepertinya kurang perhatian terhadap korban kebakaran dan yang ada hanya bantuan masa panik berupa sembako dan pakaian. "Saya berharap semua rumah yang terbakar dibangun kembali," pinta Bahrul.

Kecuali itu sebut Bahrul, di kecamatannya ada beberapa rumah korban kebakaran yang perlu dibangun kembali seperti di Gampong Lada 4 unit, Jiem 2 unit,
Adan Jumpho 4 unit dan Gampong Tiba Raya 1 unit. Semua rumah tersebut korban kebakaran dan perlu dibangun segera oleh pemerintah. "Kita maunya pemerintah setiap tahun mengalokasikan dana untuk rumah terbakar," ungkapnya.

Rinci Bahrul, bahwa di Gampong Ulee Tutue dibangun rumah dua'afa sebanyak 8 unit dan tidak tepat sasaran, sehingga mengadu pada dirinya dan seakan-akan ada intervensi dari camat, padahal dirinya selaku camat tidak tahu kalau di sana ada pembangunan rumah dua'afa dari aspirasi DPR Aceh. "Saya kaget ketika warga mendatangi saya dan jawab tidak tahu saya cek dulu".ungkapnya.

Sementara itu Keuchik Meunasah Mee Ismail Puteh, kepada Rakyat Aceh mengaku, pembangunan rumah dua'afa di Pidie tidak tepat sasaran, sebab pihak pelaksana tidak pernah koordinasi dengan Keuchik maupun camat untuk meminta data mana yang pantas dan mana yang tidak. Namun kata dia, rumah yang dibangun dengan dana aspirasi DPR Aceh itu jelas-jelas menjadi pemicu konflik diantara masyarakat.

Tambah. Ismail, rumah dua'afa seharusnya dibangun untuk dua'afa, akan tetapi lain halnya dengan bantuan aspirasi dewan dimana siapa saja yang ada kenalan dengan anggota DPRA dan memohon pasti rumah dua'afanya akan didapatkannya. Padahal sebut dia, jika pembangunan rumah dua'afa tidak tepat sasaran maka yang akan menerima imbasnya keuchik dan camat. (mir)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Qanun Irigasi Disosialisasikan
  Qanun Irigasi Disosialisasikan
  Produksi Kopi Arabika 720 Kg per Hektar
  Musim Rendengan, Petani Harus Tanam Serentak
  Pasca Perahu Apung Dihantam Badai
Jasad Nelayan Abdya Ditemukan, 11 Masih Hilang

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.224.79.93
| Lokasi: Tak dikenal- Database INSERT Error