HEADLINE |
|
|
|
|
|
CAKRADONYA |
|
|
MALIKUSSALEH |
|
|
NAGGROE |
|
|
NASIONAL |
|
DO YOU KNOW? |
|
|
|
|
| |
 |
|
|
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER |
Rakyat Aceh Online : Headline - Deklarasi Capres
|
| |
Aburizal Bakrie Selasa, 22 Mei 2012 | 10:04 Deklarasi Capres
JAKARTA - Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan, deklarasi Ketua Umum PG Aburizal Bakrie sebagai calon presiden (capres) 2014 akan digelar pada 1 Juli 2012.Deklarasi itu akan dilaksanakan pada Rapat Pimpinan Khusus (Rapimnasus) PG yang digelar 29-30 Juni. "Rapimnasusnya itu dilaksanakan tanggal 29-30 Juni 2012 dan untuk deklarasinya akan diadakan pada tanggal 1 Juli," kata Idrus kepada wartawan, Senin (21/5), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
"Jadi agenda utama Rampinansus itu adalah penetapan dan pengukuhan capres dari Partai Golkar sendiri," tambahnya.
Ia menambahkan, pada Rapimnasus nanti, PG juga akan membicarakan tentang sistem dan mekanisme penentuan calon wakil presiden yang mendampingi Ical."Kalau masalah cawapres belum kita bicarakan. Nanti akan kita bicarakan," tegasnya.
Bibit dan Sukarwo Masuk Bursa Pendamping Ical
Sementara, Partai Golkar sudah memastikan menetapkan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai calon presiden (capres) 2014. Lantas siapakah nama-nama yang dibidik untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) 2014 pendamping Ical- sapaan Aburizal Bakrie?
Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan, memang begitu banyak nama-nama figur yang disebut-sebut akan diseleksi atau disurvei menjadi cawapres dari PG.
"Saya kira nama-nama ada, memang begitu banyak nama," kata Idris, kepada wartawan, Senin (21/5), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.Dijelaskan Idrus, nama-nama itu adalah Sri Sultan Hamengkubuwono yang saat ini Gubernur DI Yogyakarta, Pramono Edhie (Kepala Staf Angkatan Darat/KSAD), Mahfud MD, yang kini Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
Juga Bibit Waluyo (Gubernur Jawa Tengah) dan Sukarwo (Gubernur Jawa Timur). "Masih banyak lagi macam-macam yang dimunculkan oleh orang. Itu semua nanti akan kita lihat dan tentunya harus melewati mekanisme yang ada," kata bekas Ketua Panitia Khusus penuntasan skandal Bank Century di DPR itu.Dia mengatakan, nama-nama itu masih dipantau oleh internal PG untuk dijadikan pendamping Ical sebagai cawapres.
Idrus memahami, di negara demokrasi seperti Indonesia ini, wajar saja orang-orang menyebut-nyebut nama untuk menjadi capres atau cawapres. "Tentu akan kita tampung sebagai aspirasi yang berkembang di masyarakat," jelasnya. (boy/jpnn)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com |
|
|