HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Modal Seribu, Kakek Perkosa Murid MIN
  Sabtu, 28 April 2012 | 10:20
Modal Seribu, Kakek Perkosa Murid MIN

SIGLI-Diusianya yang ke 75 tahun, tak membuat M Ali giat beribadah. Kakek bau tanah ini malah tetap memanjakan nafsu syahwat. Terbukti dengan aksi perkosaan dilakukan tersangka, terhadap putri tetangganya. Seorang murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), jadi sasaran amuk birahi. Korban sukses digagahi, setelah dibujuk dengan uang Rp1000.

Kepada Metro Aceh, peristiwa malang ini diceritakan, Jumat (27/4) siang. Saksi mengaku perbuatan biadab terungkap, setelah keluarga Ina (12)-nama samaran curiga. Pasalnya, teman-teman sekampung korban di Baro Kunyet, Kecamatan Padang Tijie, Pidie kerap mengejek. Mereka memanggil ina dengan sebutan "istri pak Ali".
Mendapat gelar tak lazim tersebut, orang tua Ina pun memanggil sang anak. Ketika diintrogasi, semula bocah malang itu tak mau mengaku. Namun setelah didesak, ia pun bertutur telah menjadi korban pemerkosaan.

"Dia bilang lagi main dan mencari jambu bersama teman-temanya, di teras rumah si Ali. Kejadian ini berlangsung kemarin siang, sekira pukul 12.00 WIB. Tiba-tiba didatangi si kakek, langsung dibujuk dan diberi uang Rop1000. Mereka berdua selanjutnya masuk ke dalam rumah panggung. Korban dipaksa bersetubuh di dalam kamar," terang Erhatunis selaku Kepala Bidang Perlindungan anak dan Pemberdayaan Perempuan, Badan Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Perempuan (BKSPP), Kabupaten Pidie.

Usai menggagahi si bocah, Ina disuruh pulang. Kepada teman-teman sebayanya, anak malang tersebut mengaku sakit dibagian selangkangan.
"Ada yang ngejek Kau istri pak Ali. Hal ini kemudian membuat keluarga curiga dan melakukan pemeriksaan. Kebetulan saat kejadian kemarin, istri pelaku tak dirumah. Rekan-rekan korban juga diberi uang, untuk melihat istrinya kembali ke TKP," beber Erhatunis.
Sementara itu pasca mendapat kabar tak sedap, keluarga Ina pun naik pitam. Mereka nyaris memanggil warga, untuk menghajar tersangka. Sore itu juga Ali langsung digelandang ke kantor polisi. Padahal menurut keterangan masyarakat setempat, perbuatan mesum ini pernah dilakukannya tiga tahun lalu.

"Dia juga pernah mencabuli tetangganya yang cacat mental, hingga hamil dan bayi meninggal usai dilahirkan. Sepertinya perbuatan pelaku sudah tidak bisa ditolerir lagi, pungkas Erhatunis.
Dengan demikian, pihak Bidang Perlindungan anak dan Pemberdayaan Perempuan, Badan Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Perempuan (BKSPP), Kabupaten Pidie akan terus mendampingi korban hingga ke Pengadilan. Sebab korban rata-rata anak orang miskin dan cacat, sehingga pelaku mudah merayu dan pihaknya terus berupaya kasus tersebut tuntas dan pelaku biar dihukum seberat-beratnya.

"Kita sangat menyesalkan ada kasus seperti ini".ungkap Erhatunis.Terkait kasus ini, Pj.Kasat Reskrim Polres Pidie yang dihubungi dan sms Metro Aceh, JUmat (28/4) siang, belum mau dikonfirmasi. Sedangkan tersangka disebut telah menjalani penahanan dan pemeriksaan di Mapolres.(mir)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Pembahasan Bendera Kembali Alot
  Aceh Pernah Jaya Bersama Bendera AP
  Kerugian Akibat Banjir di Asel Capai Rp 4 Triliun
  Diserbu Saat Jam Belajar
SMKN-1 dan SMAN-2 Bireuen Bentrok, Polisi Umbar Tembakan
  Seputar Duit Toke Padi Digondol Maling
Sepmor Pelaku Ditemukan
Ada 1 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
Husaini | 29/04/12. 15:30:11
Bagusnya di tanam aja hidup2
orang sperti itu tidak layak tinggal di bumi aceh.

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.224.75.101
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 21 User
Copyright © 2005 by