HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Lhokseumawe - Ribuan Warga Sawang Masih Terisolir
  Sabtu, 28 April 2012 | 10:11
Ribuan Warga Sawang Masih Terisolir
Akibat Belum Dibangun Jembatan Gantung

SAWANG- Sekitar 5.000 jiwa warga disejumlah gampong di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, hingga saat ini masih terisolir. Hal itu disebabkan, aktifitas masyarakat disana setiap hari harus melewati sungai (Krueng) Sawang, yang menghubungkan Gampong Rambong Payong ke Gampong Lhok Bayu, sepanjang 100 meter.
Tidak hanya itu, sungai itu juga tembus ke Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Tentunya, jika sudah ada jembatan maka dapat memudahkan masyarakat untuk menurunkan hasil pertanian kepasar. Begitu juga, anak-anak sekolah dan petani selama ini merasa kesulitan untuk melewati alur sungai jika tingginya air sungai.

“Masyarakat disejumlah gampong di Kecamatan Sawang merasa kecewa kepada pemerintah, karena walaupun Indonesia sudah merdeka, tapi ribuan warga itu belum merasakan kemerdekaan,”ucap Mukim Sawang Selatan, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Mawardi, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin. Kata dia, masih banyak banyak infrastruktur yang belum memadai akibat kurangnya penanganan pemerintah Aceh Utara, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

Sebutnya, selama ini dirinya sudah banyak menerima pengaduan dari masyarakat terhadap kondisi masyarakat pedalaman Sawang, yang membutuhkan sarana jembatan gantung. Namun, belum ada respon positif dari Pemkab Aceh Utara, walaupun sudah pernah diajukan program jembatan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten. “Ribuan warga yang melintas air Krueng Sawang, akibat belum ada jembatan gantung dari Gampong Babah Krueng, Rambong Payong, Lancok, Paya Rabo, Krueng Aji, Blang Manyak, Lhok Bayu, Kreung Baro dan Lhok Gajah,”terangnya. Menurutnya, jika air sungai deras maka warga yang bermukim disejumlah gampong itu terisolir dan tidak dapat melakukan aktifitas apapun, karena tidak bisa melewati sungai.

Sementara itu anggota DPR Kabupaten Aceh Utara, asal Kecamatan Sawang, M. Hasan alias Geuchik Hasan, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Kamis (26/4), juga membenarkan kondisi masyarakat pedalaman sawang masih terisolir.“Jembatan gantung penghubung dari Gampong Rambong Payong ke Gampong Lhok Bayu, belum ada sehingga warga harus melawati alur sungai setiap hari dan termasuk anak sekolah harus buka sepatu,”cetusnya.

Sebut dia, dana untuk pembangunan jembatan gantung dari Rambong Payong- Lhok Bayu Kecamatan Sawang, sepanjang 100 meter, sudah ada alokasi dana dari APBK Aceh Utara tahun 2012 sebesar Rp 1,35 miliar. Namun, hingga berakhir bulan April ini belum ada tanda-tanda akan dibangun jembatan itu sebagai urat nadi masyarakat setempat. (arm)



 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Terkait Penggusuran di Geudong
Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
  Dinkes Warning Kepala Puskesmas
  67 Peserta Tes Tulis Calon KIP Acut
  50 Orang Meninggal Akibat Narkoba
  Seratusan Pintu Air Irigasi Langkahan Rusak

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 72.44.48.122
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 18 User
Copyright © 2005 by