HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Jenayah - ICW Buka 18 Posko Pengaduan Kecurangan UN
  Gandeng LPSK di Seluruh Indonesia
Selasa, 24 April 2012 | 10:11
ICW Buka 18 Posko Pengaduan Kecurangan UN

Indonesia Corruption Wacth (ICW) membuka 18 posko pengaduan kecurangan Ujian Nasional (UN) SMA, SMP dan SD, di 18 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia. ICW juga menggandeng Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi (LPSK) untuk melindungi pelapor UN dari intimidasi. "Nanti akan dibuka 18 posko pengaduan di 18 kabupaten/kota bagi masyarakat yang akan melaporkan kecurangan UN. Tidak hanya itu posko ini akan mengadakan bantuan, pendampingan, perlindungan pada pelapor kecurangan UN oleh LPSK," ujar Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik (MPP) ICW, Febri Hendri.

Febri mengatakan itu dalam jumpa pers tentang peresmian posko pelaporan kecurangan UN di LPSK, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (23/4).
Menurut Febri, pengaduan dan perlindungan bagi pelapor kecurangan UN dilakukan karena sedikitnya terungkap kecurangan tersebut. Selain itu, tidak adanya pelapor yang berani melapor atas kecurangan tersebut.
Febri mengungkapkan, cara pelaporan yakni orang tua murid melaporkan kecurangan UN dan pihak terlapor akan bertanya pada pelapor apakah berani memberikan kesaksian. Jika mau, nanti akan ditanya apakah berani dibawa ke media.

Jika tidak, pihaknya akan memberikan solusi lain. Jika berani, pihaknya akan mendorong memberikan bantuan perlindungan hukum."Nantinya kami akan memberikan bantuan perlindungan hukum jika ada pihak yang akan mengintimadasi anak tersebut," kata Febri.Pelaporan bisa dilakukan melalui surat ke kantor ICW di Jl Kalibata Timur IV B Nomor 6, Jakarta Selatan, dan melalui telepon ke 021-70791221. Semua laporan disertai bukti berupa kesaksian dari anak pelapor.

Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mendukung langkah tersebut. "Kami akan mendukung program ini sesuai tugas LPSK. Jika ada pelapor yang mendapat intimadasi LPSK akan memproteksinya dan bagaimanapun ICW dapat mengklarifikasi pelanggaran itu pidata atau perdana. Jika ada pidana diselesaikan di kepolisian, sedangkan perdata di pengadilan," beber Haris di tempat yang sama.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Irma Winda Lubis, seorang ibu yang anaknya merupakan siswa SD 06 Pesanggrahan Jakarta yang dipaksa untuk memberikan contekan pada teman-temannya dalam UN tahun lalu. Irma mengatakan, akibat kejadian itu, anaknya menjadi depresi."Anak saya depresi sampai dia enggan sekolah di negeri. Dia takut kejadian seperti ini lagi. Sekarang anak saya sekolah di SMP swasta," kata Irma. (int)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
  Naik Pitam Namanya Masuk Daftar
Disebut Sering Bolos, Sutan Ancam Bubarkan BK DPR
  Pangkatnya Cuma Iptu
Alamak...Oknum Polisi Papua Punya Rp 900 Miliar
  Anggota DPR Tukang Bolos Jangan Nyaleg Lagi
  Eyang Subur Serius Ingin Nyapres dari Partai Demokrat

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.234.67.55
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 8 User
Copyright © 2005 by