HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Jenayah - Abraham Samad Harus Pulang Kampung
  Kamis, 19 April 2012 | 10:04
Abraham Samad Harus Pulang Kampung

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad telah empat bulan memimpin lembaga anti korupsi tersebut. Namun, Komite Pengawas KPK menilai tak ada gebrakan berarti dalam 120 hari kepemimpinan Abraham.
“Tanda-tanda KPK akan berlari cepat belum juga terlihat. Jika situasinya tetap seperti ini, 120 hari ke depan, Abraham tampaknya harus siap-siap mundur dan pulang kampung, seperti janjinya sebelum menjadi Ketua KPK,” kata Deklarator Komite Pengawas KPK, Neta S Pane dalam keterangannya, Rabu (18/4).

Neta yang juga Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) menilai lambannya KPK berlari karena ada indikasi keberpihakan yang luar biasa terhadap penguasa yang dipertontonkan KPK saat ini. “Sehingga kasus-kasus besar yang pernah dijanjikan Samad cs akan diungkap menjadi kabur,” katanya.

Keberpihakan KPK kepada penguasa, kata Neta, terlihat pula dari alot dan rumitnya KPK untuk memproses dan menangkap figure-figur yang dekat dengan kekuasaan, meski sejumlah saksi sudah menyebut-nyebut mereka terlibat korupsi. Neta mencontohkan, kasus wisma Atlet SEA Games yang melibatkan Angelina Sondakh. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi KPK belum juga menahan Angelina. “Proses hukumnya berjalan lamban seperti keong. Tak hanya Angie, kasus Anas Urbaningrum juga lamban padahal sejumlah saksi sudah mengungkap dugaan keterlibatannya dalam kasus Nazaruddin tapi belum juga diproses,” katanya.

Neta mengungkapkan, penanganan kasus terhadap figur-figur itu sangat berbeda dengan penanganan terhadap figur yang tidak punya jalur kepada kekuasaan. “Belakangan KPK malah terlihat mengalihkan perhatian publik kepada kasus-kasus korupsi di daerah, yang jumlah kerugiannya tidak signifikan,” katanya.

Komite Pengawas KPK, kata Neta, mencatat setidaknya ada delapan kasus besar yang harus dituntaskan Abraham. Yaitu, kasus BLBI, Kasus Gayus Tambunan, Bank Century, Wisma Atlet, kasus Hambalang, dugaan mafia anggaran DPR, cek pelawat, dan kasus di kementerian tenaga kerja dan transmigrasi. “Jika delapan kasus itu tak kunjung tuntas, 120 hari ke depan Samad tampaknya harus siap-siap memenuhi janjinya, yakni mundur dan pulang kampung,” katanya. (int)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
  Naik Pitam Namanya Masuk Daftar
Disebut Sering Bolos, Sutan Ancam Bubarkan BK DPR
  Pangkatnya Cuma Iptu
Alamak...Oknum Polisi Papua Punya Rp 900 Miliar
  Anggota DPR Tukang Bolos Jangan Nyaleg Lagi
  Eyang Subur Serius Ingin Nyapres dari Partai Demokrat

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.224.75.101
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 22 User
Copyright © 2005 by