HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online :
  Banjir Bandang
Kamis, 19 April 2012 | 09:52
Pining Terancam Hanyut

GAYO LUES : Banjir bandang menghantam Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues, Aceh, membuat Desa Pining dan Kota Kecamatan Pining terancam hanyut. Ancaman ini membuat ratusan warga mengungsi ke tempat lebih aman.
Informasi dihimpun, banjir bandang ekses dari gempa baru-baru ini terjadi. Hal ini mengakibatkan pegunungan longsor dan membongkar pepohonan di belakang desa dan Kota Pining, kemudian turun dan jatuh menutupi Sungai Benteng. Kapolsek Kecamatan Pining Aiptu Irwanysa Rabu (18/4) kepada Rakyat Aceh menyebutkan, sebenarnya sejak Senin malam lalu, banjir bandang mulai terjadi namun belum begitu mengkhawatirkan.

Tetapi pada Selasa malam, air bah kembali datang mengalir melalui Sungai Benteng yang membelah Desa Pining dengan Kota Kecamatan Pining. Air datang membawa ribuan material dan kayu gelondongan. Akibatnya menutup badan sungai dan menutup Jembatan Pining. Sungai yang dalamnya sekitar 20 meter dari jembatan sekarang sudah rata dengan permukaan tanah. Kini keadaan sungai penuh penuh dengan lumpur bercampur batu koral dan kayu hingga menutupi jembatan. Akibatnya arus air lumpur serta koral pecah menjadi dua bagian, satu menuju ke Kota Pining malalui Kantor Koramil dan satu bagian menuju ke Desa Kecamatan Pining

”Warga setiap malam tidak tidur berjaga kalau air datang lebih besar lagi. Yang ditakutkan warga, bila tanggul alami akibat longsor pecah, ini kemungkinan mengakibatkan banjir bandang lebih besar dan bisa menghanyutkan desa dan Kota Pining. Karena itulah sudah tiga malam, warga mengungsi di perbukitan di belakang desa dan kota,” ujar Aiptu Irwansyah.
Disampaikan, kepanikan warga dikarenakan trauma akibat banjir bandang 5 tahun lalu. Bencana tersebut merenggut dua nyawa. Kecemasan ini ditambah suara gemuruh air bah datang dari arah gunung di belakang Kota Pining, membuat warga semangkin panik dan berlarian mencari tempat tinggi .

Hal sama ditandaskan Amin PP tokoh pemuda Kecamatan Pining berharap pemerintah segera mengatasi banjir bandang. Saat ini yang sangat dibutuhkan alat berat beko untuk mengorek material dari dalam sungai sehingga arus air yang membawah lumpur tidak tersendat lagi.

“Bila tidak segera dilakukan, dikhawatirkan rumah warga Desa Pining dan Kota Kecamatan Pining di hanyutkan banjir bandang. Ancaman bencana alam sering terjadi di Kecamatan Pining adalah banjir badang seharusnya pemerintah bisa menyiagakan alat berat di kecamatan pining, ” harap Amin. (yud)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
  Aceh Butuh Politik Pengakuan
  Terkait Usulan Pengajuan Caleg 120 Persen
Surat KIP Tak Digubris KPU
  Badai Kembali Mengganas, Boat Nelayan Karam Diterjang
  Tak Tuntut Merdeka
Aceh Ingin Seperti Macau

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 107.22.127.92
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 13 User
Copyright © 2005 by