HEADLINE
 

Polisi Bubarkan Konvoi Bulan Bintang
Meulaboh-Ratusan massa pendukung bendera bulan bintang asal Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (16/5), sekira pukul 10.30 WIB, melakukan konvoi bendera ke Meulaboh,...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Pemko Bekasi Kunjungi Aceh Besar
Jantho –Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, dan rombongan Kamis (16/5) siang, mengunjungi Kota Jantho, ibukota Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 
Terkait Penggusuran di Geudong

Warga Ancam Hadang Petugas Dengan Parang
GEUDONG- Puluhan masyarakat yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kedai Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, mengancam akan...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Qanun Irigasi Disosialisasikan
IDI RAYEUK- Dinas Pengairan Aceh kini terus meningkatkan sosialisasi qanun No 4 tahun 2013 tentang Irigasi. Hal itu dilakukan untuk memahami...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 
Ributkan Qanun Nomor 3

Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
JAKARTA - Para petinggi di Jakarta langsung terhenyak begitu Aceh menerbitkan Qanun nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh, yang bentuknya...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Penyelenggaraan Haji Semrawut
  Rabu, 9 November 2011 | 10:41
Penyelenggaraan Haji Semrawut

JAKARTA – Penyelenggaran haji oleh pemerintah ternyata masih semrawut. Pasalnya, kasus pemondokan, transportasi, katering dan kesehatan belum terlaksana dengan baik. Demikian penuturan Anggota Komisi Agama DPR dari Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, Selasa (8/11). Menurutnya, jika pemerintah memang tidak bisa memperbaiki pelayanan terhadap jamaah haji, maka perlu dibentuk badan khusus penyelenggara haji.

Jazuli menilai, pelayanan haji dari pemerintah tiap tahunnya hanya terfokus pada soal pemondokan, transportasi, katering, dan kesehatan. Tapi, katanya, keempat hal tersebut justru selalu menjadi masalah. Oleh karena itu, Jazuli berpendapat kemampuan Kementerian Agama dalam menyelenggarakan ibadah haji perlu dievaluasi.

“Ide untuk membuat badan yang terpisah dari Kemenag untuk pengelolaan dan pelayanan haji, layak untuk didalami dan diseriusi demi peningkatan pelayanan kepada tamu-tamu Allah SWT,” ujar Jazuli.

Jazuli menekankan, banyak hal terkait kegiatan pelayanan haji yang harus dibenahi. Soal transportasi misalnya, Jazuli menyebutkan ada kelompok jamaah yang tinggal di pemondokan yang jaraknya cukup jauh, tapi tidak disediakan sarana transportasi yang memadai.
“Ada kloter dari Medan yang sudah tinggal sepekan di Bahotmah, baru disiapkan bus. Akibatnya, kekhusyuan ibadah mereka terganggu,” papar Jazuli.

Katering Bermasalah
Selain itu, terkait soal pemondokan, standar pondokan di ring 1 antara Kementerian Agama dengan pemerintah Arab Saudi, ternyata menurut Jazuli berbeda. Ia membeberkan, pemerintah Arab Saudi menetapkan ring 1 maksimal berjarak 2 km dari Ka’bah, sedangkan Kementerian Agama RI menetapkan ring 1 berjarak 2,5 km dari Ka'bah.

Terkait persoalan katering, Jazuli juga menyesalkan Kemenag yang masih saja menggunakan cara prasmanan, sehingga banyak jamaah yang harus mengantri untuk menyantap makanan. Belum lagi, kata dia, soal gizi makanan yang belum sepenuhnya layak. “Di Arafah dan Mina, satu kloter jamah haji hanya mendapat satu tempat prasmanan. Padahal jumlah mereka 450 orang. Calon jamaah haji jadi harus antri panjang,"ungkapnya lagi.

Tamu-tamu Allah tentu tidak layak diperlakukan seperti itu. Kalau Malaysia bisa pakai nasi kotak, kenapa jamaah kita tidak bisa? Ini menandakan lemahnya Kemenag melakukan nego dengan pihak maktab,” kata Jazuli.(int)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Ributkan Qanun Nomor 3
Jatah Uang Migas 70 Persen Ditagih
  Pilkada Subulussalam dan Pidie Jaya Dipercepat
  30 Calon KIP Atim Lulus Ujian Tulis
  Hari Ini, Presiden Berencana Umumkan BBM
  2 Caleg Aceh Daftar Ganda

 


  Rakyat Diminta Awasi Pelayanan Publik
Pelayanan bermutu dan responsif merupakan target pemerintah pusat dalam orde kali...
 
>> index
JENAYAH
  Stop Proyek 'Aneh' DPR
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok...
 
>> index
INTERNASIONAL
  Dua Ledakan di Masjid, 45 Tewas
Dua ledakan dahsyat mengguncang suatu masjid di ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu...
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Tidur Tanpa Bra
Penyakit kanker payudara menjadi salah satu pembunuh nomor satu bagi wanita...
 
 Sebelumnya
 
  Hampir Cerai
  Bantah Cewek Fathonah
  Kesepian, Gunakan Alat Seks
 
OLAHRAGA ACEH
  Percasi Atam Gelar Kejuaraan Catur se-Aceh
ACEH TAMIANG - Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 184.72.91.94
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 24 User
Copyright © 2005 by