"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri) Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Defisit Listrik Teratasi
PLN Aceh Datangkan Mesin dari Singapura Jumat, 30 Juli 2010 | 10:19 Defisit Listrik Teratasi Defisit pasokan arus listrik menjadi kendala bagi PLN Aceh. Mulai dari kritikan, keluhan hingga aksi demo, pernah diterima perusahaan listrik negara itu. Namun perlahan, pembenahan demi pembenahan terus dilakukan. Salah satunya mendatangkan mesin Diesel dari Singapura.
Pemadaman listrik bergilir sering kali membuat masyarakat mengeluh karena berbagai aktifitas kesehariannya terhenti. Bahkan pemadaman juga berimbas besar bagi rumah tangga, pelaku usaha dan instansi pemerintah maupun swasta yang tak lepas dari penggunaan alat elektronik.
Defisit arus listrik menjadi kemelut yang membuat sering munculnya pemadaman listrik. Kondisi ini membuat PLN terpaksa kerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan arus listrik di Aceh. Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir, PLN Aceh melalui program jangka pendek terus ngebut melakukan penambahan energi listrik di beberapa daerah kabupaten/kota di Aceh yang mengalami defisit arus listrik seperti Kota Banda Aceh dan di daerah Pantai Barat provinsi berjulukan Serambi Mekkah.
“Sekarang ini, tidak ada pemadaman akibat kekurangan daya, jika listrik padam itu disebabkan oleh kondisi alam dan gangguan teknis yang membuat jaringan listrik terganggu dan pemadaman juga tidak lama-lama, setelah jaringan normal listrik kembali hidup,”ujar Deputi Manajer Komunikasi dan Hukum PLN Aceh, Said Mukarram kepada Rakyat Aceh kemarin.
Dia menyebutkan, program jangka pendek yang dicanangkan untuk membebaskan Indonesia khususnya daerah Aceh dari pemadaman bergilir sudah terealisasi. Untuk mengatasi krisis listik, PLN Aceh mendatangkan mesin Diesel dari Singapura dengan sistem pembelian energi. Bahkan penambahan daya sudah bisa terealisasi pada 30 Juli.
Dan pencapaian ini jauh dari target yaitu pada November 2010.Tahap pertama PLN Aceh menambah daya sebesar 72 MW meliputi wilayah Pantai Barat Aceh dan Kota Banda Aceh.Di Banda Aceh penambahan daya sebesar 30 MW, Meulaboh 8 MW, Blangpidie 7 MW, Calang 2 MW, Takengon 4 MW, Kuta Fajar 2 MW, Rimo 5 MW, Kutacane 4 MW, Tapak Tuan 2 MW, Jeuram 1,5 MW.
Ditambah lagi daya dari relokasi mesin, Blangkejeren, 5 MW, Sinabang 4,6 MW. Bebarapa daerah tersebut sekarang dinyatakan bebas dari pemadaman bergilir.
Penambahan energi juga akan dilakukan untuk wilayah Pantai Timur Aceh sebesar 50 MW meliputi Kota Langsa 10 MW, Lhokseumawe, 30 dan untuk Sigli 10 MW.
“Ini untuk tahap kedua dan kita sudah mengajukan ke PLN pusat untuk persetujuan dan proses pengadaannya,”tambahnya terseyum.Setelah program jangka pendek, kemudian PLN Aceh melanjutkan dengan program jangka panjang yakni PLTGU Arun Lhokseumawe, 3 x 20 MW yang ditargetkan Oktober 2010 dan PLTA Peusangan, 2 x 48 MW tahun 2012 dan PLTU Nagan Raya 2 x 100 MW juga ditargetkan pada 2012.
Sejauh ini sebut Said, PLN pusat juga telah mengeluarkan atlas tentang target menuntaskan defisit listrik untuk beberapa daerah yang masih mengalami defisit seperti Banda Aceh, Calang, Takengon, Tapaktuan, Sinabag, Blangpidie, Subulussalam dan Kutacane dan beberapa daerah ini dinyatakan bebar dari pemadaman bergilir seiring suksesnya program jangka pendek.
Dalam Atlas itu, Sabang termasuk dalam kategori wilayah yang cukup daya listrik sejak Januari 2010. Sabang bebas pemadaman Januar, Interkoneksi Sumbagut Banda Aceh sampai dengan Aceh Timur kemudian bebas pemadaman 31 Mei 2010,Takengon, bebas pemadaman 31 Mei 2010, Calang bebas pemadaman 31 Mei 2010, Meulaboh bebas pemadaman 31 Mei, Tapaktuan bebas pemadaman 31 Mei Blangpidie, bebas pemadaman 31 Mei, Kutacane, bebas pemadaman 31 Mei, Subulussalam, bebas pemadaman 31 Mei, Sinabang, Bebas pemadaman 31 Mei.
“Kebutuhan listrik untuk Aceh 274 MW sudah terpenuhi dan ini untuk siaga mudah-mudahan tidak ada gangguan dan listrik mormal,”pungkasnya.Sementara untuk Kota banda Aceh sebut Said, kebutuhan daya listrik mencapai 70 megawatt.
Daya ini dipasok dari pembangkit Lueng Bata sebesar 30 megawatt ditambah pasokan mesin Diesel yang didatangkan dari Singapura 30 megawatt bahkan dipastikan setelah mesin Diesel yang dipindahkan dari PLTD Apung, Punge Blang Cur berkekuatan 10 MW setelah masuk sistem akan mencukupi kebutuhan listirik di Bada Aceh.
Dia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk sama-sama membangun kondisi kelistrikan di Aceh dengan menghemat energi dan tidak memakai arus listrik yang bukan haknya karena untuk membagun kelistrikan kearah yang lebih baik, sangat diperlukan bantuan masyarakat, termasuk membayar rekening listrik tepat waktu agar PLN bisa beroperasi sesuai harapan.
”Mudah-mudahan di bulan puasa jaringan listrik tidak terganggu, sehingga kondisi listrik di bulan suci tetap normal,”pungkasnya. (din)
JENAYAH
BERITA FOTO
SELEBRITA
OLAHRAGA ACEH
IKLAN
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com