HEADLINE |
|
|
|
|
|
CAKRADONYA |
|
|
MALIKUSSALEH |
|
|
NAGGROE |
|
|
NASIONAL |
|
DO YOU KNOW? |
|
|
|
|
| |
 |
|
|
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER |
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - DPRD Didesak Segera Bahas APBD-P
|
| |
Jumat, 17 November 2006 DPRD Didesak Segera Bahas APBD-P
LHOKSEUMAWE-DPRD Kota Lhokseumawe didesak untuk segera membahas anggaran APBD-P. Hal tersebut dimaksudkan agar perputaran pembangunan perekonomian di Kota Lhokseumawe, segera berjalan. Sebab, hingga saat ini usulan anggaran yang diajukan oleh pihak eksekutif masih terkatung-katung di DPRD. Sementara usulan tersebut telah diajukan 19 Oktober lalu.
Demikian dikatakan Ketua Forum Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Formasium), Sofyan, dalam keterangan persnya yang diterima Koran ini, Kamis kemarin (16/11).
Menurutnya, pentingnya dilakukan pembahasan APBD-P dengan segera adalah karena pelaksanaan Pilkada di Kota Lhokseumawe, sudah semakin dekat, sementara anggaran yang diperuntukkan bagi KIP maupun Panwaslih didapatkan dari anggaran APBD-P.
“Anehnya, tahap akhir pembahasan APBD-P itu sendiri akhir bulan ini. Namun, Untuk Kota Lhokseumawe, belum memulai tahap pembahasan mengenai anggaran perubahan,”
terangnya.
Maka dari itu, terang Sofyan, Forum Mahasiswa Universitas Malikussaleh mendesak DPRD Kota Lhokseumawe, untuk segera membahas anggaran APBD-P supaya proses pemilihan kepala daerah berjalan dengan lancar. “ Kita juga menyesalkan Walikota Lhokseumawe, yang tidak akomodatif dalam proses Pilkada sehingga anggaran APBD-P pun terabaikan,” sebut Sofyan.
Sementara M Yusuf A Samad, selaku salah satu anggota panitia anggaran DPRD Kota Lhokseumawe, menyebutkan, bahwa pembahasan APBD-P untuk Kota Lhokseumawe, tidak mungkin dilakukan untuk sekarang ini, sebab, sudah terlambat jadwalnya.
“ Sampai saat ini DPRD belum juga membahas. Sementara untuk tahun lalu, DPRD Kota telah mendapat teguran dari BPK karena keterlambatan pembahasan APBD-P, dan BPK meminta agar tiga bulan untuk tahun ini anggaran sudah disahkan,” kata A Samad, kepada Koran ini.
Sementara Ketua DPRD Kota Lhokseumawe, Ir Tun Azhari, ketika akan dikonfirmasi menyangkut kapan dilakukan pembahasan APBD-P, melalui hand phone (HP), tidak diangkat-angkat walaupun HP tersebut aktif.
Namun sebelumnya, Tun Azhari, pernah menyebutkan bahwa anggaran untuk KIP dapat diambil melalui dana tak tersangka atau bisa juga dengan mendahului APBD. (msi)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com |
|
|